[Serial Sejarah Teh] Perjalanan Teh Keluar dari Tiongkok

Hai para penikmat teh Indonesia! Hari ini kami akan melanjutkan serial sejarah tentang Teh di dunia. Pantau terus ya artikel-artikel kami. Semoga bisa menambah wawasan dan berguna bagi para penikmat teh Indonesia. Kali ini kita akan membahas tentang perjalanan Teh diluar negeri Tiongkok.

Perjalanan Teh ke Jepang

Pengaruh teh dari Tiongkok sampai hingga ke negeri sakura yaitu Jepang. Konsumsi teh ini menyebar melalui kebudayaan Tiongkok yang akhirnya menjangkau tiap lapisan dari masyarakat. Bibit teh dibawa ke Jepang oleh seorang pendeta Budha bernama Yeisei yang melihat bahwa teh Tiongkok mampu meningkatkan konsentrasi saat bermeditasi. Yeisei dikenal sebagai Bapak Teh di Jepang, karena hal ini. Teh Jepang juga erat kaitannya dengan Zen Buddhism. Teh diminati pula dalam kekaisaran Jepang, yang kemudian menyebar dengan cepat di kalangan istana dan masyarakat Jepang.

Teh bahkan menjadi budaya dan bagian dari seni yang dituangkan dalam Japanese Tea Ceremony (Cha-no-yu atau air panas untuk teh). Upacara ini membutuhkan latihan yang panjang hingga bertahun-tahun. Performasi dari Cha-no-yu adalah menjunjung tinggi kesempurnaan, kesopanan, pesona dan keanggunan.

Perjalanan Teh ke Negeri Barat

Budaya minum teh di Tiongkok dan Jepang menjadi perbincangan di Eropa. Kelompok kafilah bahkan mendengar bagaimana orang-orang mengkonsumsi teh dan mendapatkan informasi yang samar, lucunya mereka mendengar bahwa teh itu diseduh, digarami, diberi mentega dan kemudian dimakan.

Lalu Portugis menjalin hubungan dagang dengan Tiongkok dan mengembangkan jalur dagang dengan mengkapalkan teh ke Lisbon dan kemudian kapal-kapal Belanda berangkat ke Perancis, Negeri Belanda dan baltik lalu setelah itu teh semakin populer ke belahan dunia barat.

Teh singgah di Eropa pada zaman Elizabeth I dan kemudian menjadi tren dalam kerajaan Belanda. Pada masa itu masyarakat Eropa mulai bereksperimen mencampurkan ragam kombinasi teh contohnya dicampur dengan susu. Pada masa itupun layanan teh disajikan pertama kali di restoran.

Teh sangat populer di Perancis, tetapi tidak berlangsung lama dan kalah bersaing dengan popularitas anggur, kopi dan cokelat.

Teh di Amerika dan Inggris

Pada tahun 1650, orang-orang Belanda sangat aktif dalam perdagangan sampai pada dunia Barat. Teh Tiongkok pertama kali dibawa ke Amerika oleh Peter Stuyvesant yang ditujukan untuk koloninya di New York.

Sekitar tahun 1650-an, Teh pertama kali tiba di negara Inggris. Setelah itu teh sangat populer dan secara tidak langsung menjadi minuman nasional masyarakat Inggris.

 

Bagaimana para penikmat teh Indonesia? Sekarang para penikmat teh pasti menjadi lebih mengerti mengenai sejarah dari Teh di dunia. Sekian artikel kami tentang Sejarah Teh di Dunia. Pantau terus artikel-artikel di website kami, semoga bisa bermanfaat bagi para penikmat teh di Indonesia. Jangan lupa untuk minum Teh setiap hari, khususnya Teh Hitam Premium dari Teh VILLA Indonesia!

Untuk pemesanan bisa langsung menghubungi:
031-843 8940
0851 0275 1313 (Phone & SMS)
0856 9474 1313 (SMS ONLY)

PT Karya Mas Makmur
JL Rungkut Industri 2 / 53
Surabaya – Jawa Timur
Email: info@karyamasmakmur.com
Website: www.tehvilla.com
Instagram: www.instagram.com/tehvillaindonesia/
Facebook: www.facebook.com/TehVillaIndonesia/

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *