TAN TALANAI

TAN TALANAI – JAMBI

Pada zaman dahulu kala, negeri Jambi dipimpin oleh seorang raja yang arif dan bijaksana bernama Dewa Sekerabah. Namun sayangnya, raja tidak memiliki keturunan sehingga saat raja tersebut wafat, negeri Jambi menjadi kacau balau. Rakyatnya membentuk kelompok-kelompok dan kemudian saling berperang satu sama lain. Kabar kekacauan negeri Jambi tersebut tersebar hingga ke berbagai penjuru. Mendengar kabar tersebut, Tan Talanai yang memerintah di Rabu Menarah, Turki, berambisi untuk menguasai negeri Jambi. Dengan berbagai upaya, akhirnya ia berhasil menguasai negeri itu dan menjadi raja.

Tan talanai adalah raja yang arif dan bijaksana sehingga rakyat negeri itu kembali damai, makmur, dan sejahtera. Sang raja pun amat bahagia karena merasa hidupnya telah sempurna. Namun, ada satu hal yang masih mengganjal seab raja belum dikaruniai keturunan. Kemudian ia pun berdoa kepada Tuhan agar dikaruniai keturunan. Akhirnya permintaan Tan Talanai pun terkabul. Sebulan kemudian, sang permaisuri pun mengandung. Beberapa bulan kemudian, sang permaisuri melahirkan seorang anak laki-laki yang tampan. Selang tiga hari setelah bayi tersebut lahir, seorang ahli nujum istana memberitahu bahwa bayi tersebut kelak akan membawa malapetakan bagi Tan Talanai. Suatu saat jika telah dewasa, anak itu akan membunuhnya.

Mulanya Tan Talanai ragu dengan apa yang didengarnya, namun karena ia percaya dengan ucapan si ahli nujum istana, maka sang raja pun segera memerintahkan patih Datuk Emping Besi untuk membuang putranya ke lautan. Sementara itu, sang permaisuri yang tau putra semata wayangnya akan dibuang ke laut menjadi bersedih hati. Ia berusaha membujuk raja agar tidak membuang anak mereka, namun sang permaisuri pun tidak kuasa mencegah keinginan Tan Talanai. Akhirnya anak tersebut dibuang ke laut.

Sementara itu, ratu negeri Siam yang bernama Tuan Putri sedang asyik memancing di laut dengan menggunakan perahu bersama pengawalnya. Saat itu, tiba-tiba ia melihat sebuah peti terapung di permukaan laut. Kemudian Tuan Putri menyuruh pengawalnya untuk mengambil peti itu. Setelah diperiksa, ternyata pada dinding peti itu terdapat sebuah tanda yang menunjukkan bahwa bayi tersebut adalah putra Tan Talanai, sang raja Jambi. Lalu Tuan Putri membawa bayi tersebut dan membesarkannya.

Anak Tan Talanai pun tumbuh cerdas dan sakti. Lalu suatu hari, ia murung dan bersedih sebab diolok-olok oleh teman-temannya karena tidak mempunyai ayah. Anak Tan Talanai pun kemudian bertanya pada Tuan Putri siapa sebenarnya ayahnya. Tuan Putri pun menjelaskan bahwa sebenarnya ia bukan orang tua kandung anak Tan Talanai dan memberitahukan bahwa anak itu adalah anak Tan Talanai, raja negeri Jambi.

Mendengar kenyataan tersebut, anak Tan Talanai marah sebab ia telah diterlantarkan oleh orang tua kandungnya sendiri. Kemudian ia menyusun rencana untuk balas dendam dengan menyerang negeri Jambi. Mendengar rencana tersebut,  Tuan Putri mengutus berusaha mebujuk anak itu untuk mengurungkan niatnya. Namun anak itu tetap bertekad keras untuk menyerang kerajaan yang dipimpin ayah kandungnya. Akhirnya, Tuan Putri secara diam-diam mengirim utusan ke negeri Jambi untuk memberitahukan Tan Talanai mengenai rencana anaknya itu.

Singkat cerita, putra Tan Talanai bersama pasukannya bergerak menuju Jambi. Perang antara dua pasukan yang masing-masing dipimpin oleh ayah dan anak itu pun terjadi. Ayah dan anak itu sama-sama sakti sehingga duel terus berlangsung sampai pada akhirnya Tan Talanai mengalah karena menyadari semua kekhilafannya. Tan Talanai sangat menyesal karena sudah percaya dengan ramalan ahli nujum dan telah menyia-nyiakan anaknya. Mendengar penjelasan Tan Talanai tersebut, anak itu pun memaafkan semua kekhilafan ayahnya dan mengajak kedua orang tuanya untuk tinggak di kerjaan Siam. Akhirnya mereka pun hidup berbahagia.

Untuk pemesanan bisa langsung menghubungi:
031-843 8940
0851 0275 1313 (Phone & SMS)
0856 9474 1313 (SMS ONLY)

PT Karya Mas Makmur
JL Rungkut Industri 2 / 53
Surabaya – Jawa Timur
Email: info@karyamasmakmur.com
Website: www.tehvilla.com
Instagram: www.instagram.com/tehvillaindonesia/
Facebook: www.facebook.com/TehVillaIndonesia/